Periode menstruasi merupakan periode yang dimana dialami oleh perempuan tiap bulan. Pada periode ini sebagian wanita enggan untuk berolahraga. Selain takut merasa tidak nyaman dan juga kram perut, mitos ynag beredar di masyarakat luas menyebutkan bahwa olahraga merupakan aktivitas yang harus dihindari wanita ketika periode menstruasi membuat wanita semakin tidak tidak bersemangat.

Faktanya adalah olahraga tetap dapat dilakukan dan aman ketika wanita sedang menstruasi apalagi ketika darah sedang banyak-banyaknya keluar. Aktif bergerak tidak akan mempengaruhi kondisi wanita yang sedang menstruasi selain periode mens juga tidak akan berpengaruh banyak terhadap olahraga yang dilakukan.

Aktif bergerak justru dapat membantu para perempuan mengurangi rasa nyeri ataupun kram ketika periode mens. Dokter spesialis kandungan maria Sopcholes, M.D menjelaskan bahwa keringat yang keluar ketika olahraga dapat mengurangi rasa nyeri dan kram pada perut.

Maria menyarankan bahwa untuk mencegah rasa tidak nyaman ketika PMS. Direkomendasi agar melakukan olahraga dengan intensitas sedang dengan durasi 150 menit ataupun 75 menit jika berencana untuk melakukan olahraga dengna intensitas tinggi. Olahraga tersebut dapat dilakuakn secara rutin setiap minggu terutama latihan kekuatan seperti push-up, back-up ataupun pull-up. Melatih kekuatan otot termasuk penting untuk meningkatkan kondisi fisik secara keseluruhan terutama ketika menstruasi.

“Tidak ada alasan untuk menyesuaikan rutinitas olahraga ketika menstruasi kecuali jika darah tersebut keluar dengan jumlah banyak dan tubuh merasakan kelelahan luar biasa,” jelas Alyse Kelly-Jones, M.D yang merupakan spesialis kandungan di Carolina Utara, Amerika Serikat.

Bagaimana dengan berenang? Apakah ketika menstruasi, perempuan dapat melakukan olahraga ketika menstruasi? Tidak sedikit wanita yang takut untuk berenang ketika menstruasi karena khawatir dengan higienitas dan juga darah menstruasi yang bocor akan mengotori kolam.

Pakar kandungan yang berasal dari Yale School of Medicine, Dr. Mary Jane Minkin menjelaskan bahwa berenang ketika menstruasi sangat aman asalkan perempuan menggunakna pembalut dengan benar. “Berenang dimana saja sangat aman. Tidak berbahaya dan darah yang bocor juga tidak membahayakan perenang lain,” kata Mary Jane.

Jika berenang dilakukan didalam kolam dengan air yang bersuhu dingin dapat membantu untuk memperlambat aliran darah yang keluar. “Banyak wanita merasa jika berenang di air dingin dapat mengurangi jumlah darah yang keluar. Suhu dingin dapat menjepit pembuluh darah untuk sementara waktu,” kata Mary.